Hay... Teman-teman seperjuangan, sekarang sudah bulan 10, artinya semakin dekat kita memasuki Ujian Nasional....... Seperti yg diketahui tahun ini kita akan Melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau dikenal dengan UNBK ! Pasti Kalian sudah tidak asing lagi dengan UNBK kan .....??? Jadi pada artikel ini saya akan membahas apa saja yg berkaitan dengan UNBK...
SO LET's Go it
Jadi teman teman sebelum kita belajar lebih jauh tentang UNBK, apa sih arti UNBK itu ??? UNBK adalah Sistem pelakasanaan Ujian Nasional menggunakan komputer sebagai media Ujiannya, jadi ini berbeda dengan Ujian nasional menggunakan atau disebut juga PBT ( Paper Based Test ) .
Persyaratan Sekolah Peserta UNBK Tahun pelajaran 2015/2016 :
1. Tersedia petugas laboratorium komputer (minimal 1 proktor dan 1 teknisi);
2. Dapat menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
a. Server (utama dan cadangan):
1. PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
2. Processor Xeon atau i5
3. RAM 8 GB, DDR 3
4. Harddisk 250 GB
5. Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7/Linux Ubuntu 14.04
6. LAN CARD, dua unit
7. UPS (tahan 15 menit)
8. Jumlah server mengikuti rasio 1 : 40 (1 server maksimal untuk 40 client)
9. Cadangan 1 server.
b. Client (utama dan cadangan):
1. PC atau Laptop
2. Monitor minimal 12 inch
3. Processor minimal dual core
4. RAM minimal 512 MB
5. Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/LINUX
6. Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/Xambro
7. Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
8. LAN Card
9. Jumlah client mengikuti rasio 1 : 3 ( 1 client untuk 3 peserta)
10. cadangan minimal 10%.
11. Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
c. Jaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps
d. Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN) Prosedur Pendaftaran Sekolah Calon Penyelenggara UNBK 2016 :
1. Provinsi dan Kota/kab membentuk Tim UNBK 2016, dan menyampaikan ke Pusat.
2. Pusat memasukkan data Tim Provinsi ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke tim propinsi.
3. Tim Provinsi memasukkan data tim Kota/Kab ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke tim Kota/kab.
4. Kota/kab mengirimkan usulan sekolah calon penyelengara ke pusat melalui propinsi.
5. Tim Kota/kab memasukkan data calon sekolah penyelenggara UNBK ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke masing2 sekolah.
6. Pusat membentuk Tim Teknis UNBK Pusat, terdiri dari unsur Puspendik, Pustekkom, PDSP, Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Pembinaan SMA, Kemenag dan Perguruan Tinggi Negeri.
7. Tim Teknis Kota/Kabupaten/Propinsi melakukan verifikasi kesiapan sekolah.
8. Hasil Verifikasi dilaporkan ke pusat dan propinsi.
9. Verifikasi Sekolah langsung oleh Tim Teknis Pusat hanya dilakukan jika dipandang perlu.
10. Setelah verifikasi dan ditetapkan sebagai penyelenggara UNBK 2016, sekolah mengakses web unbk dan mengisi formulir pendaftaran.
11. Sekolah yang telah ditetapkan sebagai penyelenggara UNBK 2016, mencetak formulir yang telah diisi dan menguploadnya setelah ditandatangani kepala sekolah, koordinator teknis kab/kota, serta pejabat dinas pendidikan kab/kota (min eselon III).
Apabila sekolah kamu terdaftar sebagai peserta UNBK, kamu wajib mengetahui sepuluh informasi penting tentang UNBK berikut ini.
1. Sudah Diterapkan Sejak Tahun 2014
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang baru menerapkan UNBK di sekolah-sekolah unggulan terpilih pada tahun 2015. Tapi, sebetulnya, UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014, lho. Saat itu, pelaksanaannya baru dilakukan secara terbatas di SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan SMP Indonesia Singapura. Karena merasa cukup puas dengan hasilnya, Kemendikbud pun memutuskan untuk kembali menerapkan UNBK pada tahun 2015 silam.
2. Menggunakan Sistem Semi Online Quipperian,
sebenarnya pelaksanaan UNBK tidak sepenuhnya online. Soal-soal UNBK akan dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal. Lalu, peserta UNBK akan dilayani oleh server lokal secara offline. Nantinya, hasil ujian akan dikirim kembali ke server pusat secara online. Tapi, tetap saja sekolah wajib memiliki jaringan internet yang kuat agar nantinya pelaksanaan UNBK tidak menemui kendala apapun.
3. Dilakukan Secara Bertahap Pelaksanaan
UNBK tidak terlepas dari yang namanya pro dan kontra. Meski begitu, sepertinya Kemendikbud merasa cukup puas dengan hasil yang mereka dapat. Buktinya, mereka akan kembali menyelenggarakan UNBK pada tahun depan. Sebenarnya, UNBK 2015 masih bersifat percontohan (piloting). Itulah mengapa Kemendikbud menerapkan UNBK secara bertahap dan belum semua sekolah dapat mengikuti sistem UN terbaru ini.
4. Meningkatnya Jumlah Sekolah yang Terdaftar
Pada tahun 2015, ada 556 sekolah yang terdaftar menjadi peserta UNBK, yakni 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 provinsi dan luar negeri. Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah unggulan dengan standar khusus yang ditetapkan Kemendikbud. Untuk tahun 2016, jumlah sekolah yang akan mengikuti UNBK diperkirakan akan meningkat. Jumlah tersebut kemungkinan akan naik hingga kurang-lebih 2000 sekolah.
5. Harus Log In Sebelum Mengerjakan
Proses pelaksanaan UNBK diawali dengan memasukkan username dan password berupa kode angka pada layar komputer. Kamu cukup menyalin kedua data tersebut dari kartu ujian yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Jadi, tentu saja kamu wajib membawanya saat ujian. Setelah melakukan log in, petugas operator akan memberikan kode token untuk membuka soal. Kamu tidak akan bisa mengakses soal apabila kamu belum melakukan log in.
6. Hati-Hati dengan Durasi Waktu
Begitu soal dapat diakses, waktu pada komputer akan langsung berjalan. Apabila waktu pelaksanaan tersebut habis, sistem UNBK akan langsung melakukan log out secara otomatis dari akunmu sehingga kamu tidak akan bisa kembali melihat soal. Maka dari itu, pastikan bahwa data dirimu telah terisi dan semua soal telah kamu jawab dengan benar. Coba bayangkan apabila ada soal yang belum kamu isi dan sistem telah ter-log out. Hal tersebut pasti akan membuatmu kehilangan poin.
7. Menghemat Anggaran Negara
Selain menekan kemungkinan adanya kebocoran soal ujian. Kemendikbud menilai bahwa UNBK mampu menekan anggara pengadaan dan penggandaan kertas ujian. Hal ini terbuktu dari hematnya anggaran negara hingga 30%. Umumnya, CBT membutuhkan biaya pencetakan 35 juta ekesmplar naskah soal yang mencapai 560 miliar rupiah dan biaya pendistribusian soal yang mencapai 80 juta rupiah per wilayah. Dengan adanya UNBK, negara bisa mengalihkan biaya tersebut untuk hal-hal penting lainnya.
8. Tidak Perlu Khawatir Listrik Padam
Salah satu hal yang menjadi kekhawatiran peserta UNBK adalah adanya kemungkinan listrik padam, mengingat bahwa komputer yang digunakan membutuhkan daya listrik agar dapat menyala. Tenang saja, Quipperian. Pemerintah telah meminta pihak sekolah untuk menyiapkan alat pemasok daya tanpa gangguan pada tiap komputer. Perangkat etrsebut mampu memberikan suplai listrik selama delapan jam apabila listrik dari PLN mendadak terputus.
9. Jadwal Pelaksanaan Lebih Lama Umumnya,
CBT dilaksanakan selama tiga sampai empat hari. Tetapi, UNBK 2015 lalu diselenggarakan dalam waktu seminggu. Hal ini disebabkan oleh adanya pembagian tiga sesi ujian agar dapat diikuti oleh seluruh peserta UNBK secara bergantian karena terbatasnya jumlah komputer pada tiap sekolah. Karena sistem tersebut, hanya ada satu mata pelajaran yang diujikan pada UNBK per harinya, membuat jadwal pelaksanaan menjadi lebih lama.
10.Penyusunan Soal Berdasarkan Dua Kurikulum
Kamu mungkin sudah sering mendengar kabar tentang adanya dua kurikulum yang diterapkan pada sekolah-sekolah di Indonesia, yakni Kurikulum 2006 (KTSP) dan Kurikulum 2013 (K-13). Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pun akhirnya menggunakan sistem titik singgung untuk menyusun soal-soal UN 2016. Jadi, kamu tidak perlu khawatir akan menemukan soal dengan materi yang tidak pernah kamu dapatkan sebelumnya.
Untuk para siswa/siswi yang akan mengikuti UNBK, ada beberapa tips agar lancar dan nyaman saat menghadapi ujian Nasional 2016 ini. Adapun tips tersebut adalah:
1. Mempelajari kisi-kisi SKL UN 2016;
2. Banyak berlatih soal UN;
3. Mempelajari teknis pelaksanaan;
4. Jaga perasaan agar selalu tenang;
5. Hindari segala bentuk pelanggaran apapun;
6. Periksa ulang data diri dan jawaban;
Kemudian ada 6 hal penting dari Ujian Nasional 2016 yang berbeda dari UN sebelumnya :
1. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK);
2. Menggunakan dua Kurikulum, yaitu Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013;
3. Terdiri dari tiga kali pelaksanaan;
4. Bukan lagi penentu kelulusan;
5. Setiap murid wajib mengikuti UN minimal sekali;
6. Berkurangnya paket soal dari 20 menjadi 5 paket;
Adapun manfaat dari Ujian Nasional adalah:
1. Pemetaan mutu program pendidikan dan atau satuan pendidikan;
2. Dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan mutu pendidikan; 3. Pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
4. Hasil UN bisa dimanfaatkan pemerintah daerah untuk pemetaan pencapaian standart peserta didik, satuan pendidik maupun wilayah;
Di bawah ini gambar ilustarsi pelaksaan UNBK
Jadi teman teman sebelum kita belajar lebih jauh tentang UNBK, apa sih arti UNBK itu ??? UNBK adalah Sistem pelakasanaan Ujian Nasional menggunakan komputer sebagai media Ujiannya, jadi ini berbeda dengan Ujian nasional menggunakan atau disebut juga PBT ( Paper Based Test ) .
Persyaratan Sekolah Peserta UNBK Tahun pelajaran 2015/2016 :
1. Tersedia petugas laboratorium komputer (minimal 1 proktor dan 1 teknisi);
2. Dapat menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
a. Server (utama dan cadangan):
1. PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
2. Processor Xeon atau i5
3. RAM 8 GB, DDR 3
4. Harddisk 250 GB
5. Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7/Linux Ubuntu 14.04
6. LAN CARD, dua unit
7. UPS (tahan 15 menit)
8. Jumlah server mengikuti rasio 1 : 40 (1 server maksimal untuk 40 client)
9. Cadangan 1 server.
b. Client (utama dan cadangan):
1. PC atau Laptop
2. Monitor minimal 12 inch
3. Processor minimal dual core
4. RAM minimal 512 MB
5. Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/LINUX
6. Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/Xambro
7. Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
8. LAN Card
9. Jumlah client mengikuti rasio 1 : 3 ( 1 client untuk 3 peserta)
10. cadangan minimal 10%.
11. Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
c. Jaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps
d. Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN) Prosedur Pendaftaran Sekolah Calon Penyelenggara UNBK 2016 :
1. Provinsi dan Kota/kab membentuk Tim UNBK 2016, dan menyampaikan ke Pusat.
2. Pusat memasukkan data Tim Provinsi ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke tim propinsi.
3. Tim Provinsi memasukkan data tim Kota/Kab ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke tim Kota/kab.
4. Kota/kab mengirimkan usulan sekolah calon penyelengara ke pusat melalui propinsi.
5. Tim Kota/kab memasukkan data calon sekolah penyelenggara UNBK ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke masing2 sekolah.
6. Pusat membentuk Tim Teknis UNBK Pusat, terdiri dari unsur Puspendik, Pustekkom, PDSP, Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Pembinaan SMA, Kemenag dan Perguruan Tinggi Negeri.
7. Tim Teknis Kota/Kabupaten/Propinsi melakukan verifikasi kesiapan sekolah.
8. Hasil Verifikasi dilaporkan ke pusat dan propinsi.
9. Verifikasi Sekolah langsung oleh Tim Teknis Pusat hanya dilakukan jika dipandang perlu.
10. Setelah verifikasi dan ditetapkan sebagai penyelenggara UNBK 2016, sekolah mengakses web unbk dan mengisi formulir pendaftaran.
11. Sekolah yang telah ditetapkan sebagai penyelenggara UNBK 2016, mencetak formulir yang telah diisi dan menguploadnya setelah ditandatangani kepala sekolah, koordinator teknis kab/kota, serta pejabat dinas pendidikan kab/kota (min eselon III).
Apabila sekolah kamu terdaftar sebagai peserta UNBK, kamu wajib mengetahui sepuluh informasi penting tentang UNBK berikut ini.
1. Sudah Diterapkan Sejak Tahun 2014
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang baru menerapkan UNBK di sekolah-sekolah unggulan terpilih pada tahun 2015. Tapi, sebetulnya, UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014, lho. Saat itu, pelaksanaannya baru dilakukan secara terbatas di SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan SMP Indonesia Singapura. Karena merasa cukup puas dengan hasilnya, Kemendikbud pun memutuskan untuk kembali menerapkan UNBK pada tahun 2015 silam.
2. Menggunakan Sistem Semi Online Quipperian,
sebenarnya pelaksanaan UNBK tidak sepenuhnya online. Soal-soal UNBK akan dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal. Lalu, peserta UNBK akan dilayani oleh server lokal secara offline. Nantinya, hasil ujian akan dikirim kembali ke server pusat secara online. Tapi, tetap saja sekolah wajib memiliki jaringan internet yang kuat agar nantinya pelaksanaan UNBK tidak menemui kendala apapun.
3. Dilakukan Secara Bertahap Pelaksanaan
UNBK tidak terlepas dari yang namanya pro dan kontra. Meski begitu, sepertinya Kemendikbud merasa cukup puas dengan hasil yang mereka dapat. Buktinya, mereka akan kembali menyelenggarakan UNBK pada tahun depan. Sebenarnya, UNBK 2015 masih bersifat percontohan (piloting). Itulah mengapa Kemendikbud menerapkan UNBK secara bertahap dan belum semua sekolah dapat mengikuti sistem UN terbaru ini.
4. Meningkatnya Jumlah Sekolah yang Terdaftar
Pada tahun 2015, ada 556 sekolah yang terdaftar menjadi peserta UNBK, yakni 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 provinsi dan luar negeri. Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah unggulan dengan standar khusus yang ditetapkan Kemendikbud. Untuk tahun 2016, jumlah sekolah yang akan mengikuti UNBK diperkirakan akan meningkat. Jumlah tersebut kemungkinan akan naik hingga kurang-lebih 2000 sekolah.
5. Harus Log In Sebelum Mengerjakan
Proses pelaksanaan UNBK diawali dengan memasukkan username dan password berupa kode angka pada layar komputer. Kamu cukup menyalin kedua data tersebut dari kartu ujian yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Jadi, tentu saja kamu wajib membawanya saat ujian. Setelah melakukan log in, petugas operator akan memberikan kode token untuk membuka soal. Kamu tidak akan bisa mengakses soal apabila kamu belum melakukan log in.
6. Hati-Hati dengan Durasi Waktu
Begitu soal dapat diakses, waktu pada komputer akan langsung berjalan. Apabila waktu pelaksanaan tersebut habis, sistem UNBK akan langsung melakukan log out secara otomatis dari akunmu sehingga kamu tidak akan bisa kembali melihat soal. Maka dari itu, pastikan bahwa data dirimu telah terisi dan semua soal telah kamu jawab dengan benar. Coba bayangkan apabila ada soal yang belum kamu isi dan sistem telah ter-log out. Hal tersebut pasti akan membuatmu kehilangan poin.
7. Menghemat Anggaran Negara
Selain menekan kemungkinan adanya kebocoran soal ujian. Kemendikbud menilai bahwa UNBK mampu menekan anggara pengadaan dan penggandaan kertas ujian. Hal ini terbuktu dari hematnya anggaran negara hingga 30%. Umumnya, CBT membutuhkan biaya pencetakan 35 juta ekesmplar naskah soal yang mencapai 560 miliar rupiah dan biaya pendistribusian soal yang mencapai 80 juta rupiah per wilayah. Dengan adanya UNBK, negara bisa mengalihkan biaya tersebut untuk hal-hal penting lainnya.
8. Tidak Perlu Khawatir Listrik Padam
Salah satu hal yang menjadi kekhawatiran peserta UNBK adalah adanya kemungkinan listrik padam, mengingat bahwa komputer yang digunakan membutuhkan daya listrik agar dapat menyala. Tenang saja, Quipperian. Pemerintah telah meminta pihak sekolah untuk menyiapkan alat pemasok daya tanpa gangguan pada tiap komputer. Perangkat etrsebut mampu memberikan suplai listrik selama delapan jam apabila listrik dari PLN mendadak terputus.
9. Jadwal Pelaksanaan Lebih Lama Umumnya,
CBT dilaksanakan selama tiga sampai empat hari. Tetapi, UNBK 2015 lalu diselenggarakan dalam waktu seminggu. Hal ini disebabkan oleh adanya pembagian tiga sesi ujian agar dapat diikuti oleh seluruh peserta UNBK secara bergantian karena terbatasnya jumlah komputer pada tiap sekolah. Karena sistem tersebut, hanya ada satu mata pelajaran yang diujikan pada UNBK per harinya, membuat jadwal pelaksanaan menjadi lebih lama.
10.Penyusunan Soal Berdasarkan Dua Kurikulum
Kamu mungkin sudah sering mendengar kabar tentang adanya dua kurikulum yang diterapkan pada sekolah-sekolah di Indonesia, yakni Kurikulum 2006 (KTSP) dan Kurikulum 2013 (K-13). Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pun akhirnya menggunakan sistem titik singgung untuk menyusun soal-soal UN 2016. Jadi, kamu tidak perlu khawatir akan menemukan soal dengan materi yang tidak pernah kamu dapatkan sebelumnya.
Untuk para siswa/siswi yang akan mengikuti UNBK, ada beberapa tips agar lancar dan nyaman saat menghadapi ujian Nasional 2016 ini. Adapun tips tersebut adalah:
1. Mempelajari kisi-kisi SKL UN 2016;
2. Banyak berlatih soal UN;
3. Mempelajari teknis pelaksanaan;
4. Jaga perasaan agar selalu tenang;
5. Hindari segala bentuk pelanggaran apapun;
6. Periksa ulang data diri dan jawaban;
Kemudian ada 6 hal penting dari Ujian Nasional 2016 yang berbeda dari UN sebelumnya :
1. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK);
2. Menggunakan dua Kurikulum, yaitu Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013;
3. Terdiri dari tiga kali pelaksanaan;
4. Bukan lagi penentu kelulusan;
5. Setiap murid wajib mengikuti UN minimal sekali;
6. Berkurangnya paket soal dari 20 menjadi 5 paket;
Adapun manfaat dari Ujian Nasional adalah:
1. Pemetaan mutu program pendidikan dan atau satuan pendidikan;
2. Dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan mutu pendidikan; 3. Pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
4. Hasil UN bisa dimanfaatkan pemerintah daerah untuk pemetaan pencapaian standart peserta didik, satuan pendidik maupun wilayah;
Di bawah ini gambar ilustarsi pelaksaan UNBK
Karena saya juga pertama kali akan melaksanakan UNBK tahun Ini jadi saya akan men share Permasalahan permasalahan yg sering terjadi dan solusinya ..... Silahkan disimak gan..
Status STANDBY-ID Server tidak sesuai dengan server yang terdaftar
Permasalahan dan solusinya : ID server pernah digunakan oleh komputer lainnya, silahkan request reset SN di web unbk.kemdikbud.go.id
Status STANDBY-Akses ke server pusat masih ditutup
Solusinya : Siap untuk melakukan sinkronisasi, waktu pembukaan akan diinfokan melalui web unbk.kemdikbud.go.id atau melakukan submit dengan interval waktu tertentu hingga AKTIF
Status OFFLINE-Tidak ada koneksi internet
Solusinya : Silahkan cek konfigurasi Network pada Vitual Box, pastikan NIC 1 adalah bridge dan NIC 2 adalah NAT
Status OFFLINE-ID Server tidak sama dengan pusat
Solusinya : cek penulisan ID Server
Gagal Sinkronisasi
Solusinya : Restart CBTSync, klik tab Status dan klik tombol submit hingga muncul status AKTIF, kemudian klik tab status download dan klik tombol refresh status serta klik tombol sinkronisasi
Muncul notifikasi lisensi tidak valid pada CBTSync
Solusinya : Pastikan waktu di VM sama dengan waktu seharusnya, basis waktu yang digunakan adalah WIB
Mengapa token tidak mau muncul, padahal CBT SYNC sudah posisi Aktif
Solusinya : Silahkan restart kembali CBT SYNC setelah itu masukkan kembali ID server dan tekan Submit. Lalu masuk ke tab status tes, dan tekan Rilis Token
Token tetap tidak mau muncul, CBTSync sudah Aktif dan sudah restart CBTSync?
Solusinya : Token tidak setiap saat dibuka aksesnya oleh server pusat, hanya waktu tertentu saja
Bagaimana cara Restart CBTSync
Solusinya : Tekan tombol alt + f4
Serial Number tidak muncul ketika membuka CBTSync
Solusinya : Matikan proxy atau apabila menggunakan mikrotik matikan, jadikan mikrotik sebagai router biasa
Status OFFLINE, tidak terdapat koneksi internet
Solusinya : Setelah di cek jaringan dengan mengakses via browser bisa membuka web online, proxi dan mikrotik tidak ada maka Ganti VHD dengan VHD yang fresh
File lisensi error
Solusinya : Pastikan sebelum menginstal VM, waktu di host server telah sesuai kenyataannya dan pastikan juga Zona telah sesuai.
Serial Number tidak Muncul?
Solusinya : Konfigurasi jaringan, khususnya jaringan Adaptor Bridge, sesuaikan nama device dengan nama device yang menggunakan IP dengan segmen 0 atau alamat lokal Pasang kabel LAN dan terpasang pada HUB yang menyala Jalankan UNBK Starter dan pastikan muncul tanda titik (....)
Lisensi tidak Valid
Solusinya : Samakan waktu di Host dengan waktu yang seharusnya Replace file cbt license pada folder diatas CBTSync dengan file yang diambil melalui web unbk Pastikan fitur sharing sudah aktif.
Sekian seputar UNBK yang telah saya bahas kali Semoga bermanfaat, dan saya sebagai penulis berharap dan berdoa semoga kita Lulus dalam UNBK Tahun Pelajaran 2016/2017 .... Amin.....


asyik
BalasHapus